Blog ini adalah sister blog dari blog sebelumnya yang telah mati dan tidak dapat dihidupkan kembali karena telah terjadi sebuah kesalahan yang mendasar. Didesak oleh kebutuhan si penulis untuk berbagi kata-katanya sendiri, lahirlah blog ini yang pada suatu malam diputuskan untuk diberi nama : Wordgasme.
Bagi pembaca yang tidak dapat menemukan arti kata wordgasme dalam kamus bahasa, penulis akan mengutipkan pengertian kata ini dari sebuah kamus yang boleh dipercaya: "Wordgasme (eng: wordgasm) adalah rasa puncak dalam berkata-kata; kenikmatan yang didapat saat menemukan kata yang tepat."
Kata-kata, seperti puzzle, menunggu untuk dipecahkan. Harus disusun dengan benar agar terbentuk gambar. Memilih kata-kata, adalah permainan citarasa. Butuh koki ahli untuk rasa yang sempurna. Jadi, selamat datang di dapur kata-kata. Tempat aku menguji coba resep rasa dan memanggang seloyang prosa. Belajar menjadi koki kata dan menemukan puncak rasa. Karena pada saat menulis, aku tidak hanya memilih kata, aku menikmatinya. Menikmati tiap kata yang tidak hanya benar maknanya, tapi juga punya rima.
Mari, bersamaku, menikmati kata-kata.
Bagi pembaca yang tidak dapat menemukan arti kata wordgasme dalam kamus bahasa, penulis akan mengutipkan pengertian kata ini dari sebuah kamus yang boleh dipercaya: "Wordgasme (eng: wordgasm) adalah rasa puncak dalam berkata-kata; kenikmatan yang didapat saat menemukan kata yang tepat."
Kata-kata, seperti puzzle, menunggu untuk dipecahkan. Harus disusun dengan benar agar terbentuk gambar. Memilih kata-kata, adalah permainan citarasa. Butuh koki ahli untuk rasa yang sempurna. Jadi, selamat datang di dapur kata-kata. Tempat aku menguji coba resep rasa dan memanggang seloyang prosa. Belajar menjadi koki kata dan menemukan puncak rasa. Karena pada saat menulis, aku tidak hanya memilih kata, aku menikmatinya. Menikmati tiap kata yang tidak hanya benar maknanya, tapi juga punya rima.
Mari, bersamaku, menikmati kata-kata.
Ganteng kata-katanya.
ReplyDeleteThankyou kuy!
Delete