Kalau ada seseorang yang pada suatu saat sempat bertanya padaku, apa menurutmu ciptaan manusia yang paling hebat? Aku akan menjawabnya dengan senang hati, bahkan dengan penjelasan yang panjang seperti berikut ini :
Menurutku, hal paling hebat yang pernah diciptakan oleh peradaban manusia adalah kata-kata. Ia adalah satu-satunya hal yang dapat kita setujui bersama. Kita mungkin berbeda pendapat tentang agama, perdamaian, feminisme, politik, atau ada tidaknya kehidupan di galaksi lain. Namun kita sama dalam satu hal, berkata-kata. Kita menyetujui bahwa ia ada meski sungguh tak ada wujudnya. Kata-kata ada karena kita menyetujuinya bersama. Kata-kata adalah bukti paling nyata bahwa manusia adalah makhluk sosial, tidak dapat hidup hanya dengan kata-katanya sendiri. Kata-kata harus dibagi. Bersama kata-kata, manusia bertoleransi. Kata-kata adalah konsep abstrak mengenai ekistensi dengan eksistensinya sendiri.
Kata-kata menyatukan sekaligus memisahkan. Kata-kata, terbukti selama berabad-abad, membawa umat manusia pada penciptaan sekaligus kehancuran. Kata-kata mebuatmu jatuh cinta, kata-kata membuatmu patah asa. Kata-kata hadir dengan apa adanya karena arti dan tendesilah yang datang mengikutinya.
Oh, betapa aku menyukai kata-kata.
Menurutku, hal paling hebat yang pernah diciptakan oleh peradaban manusia adalah kata-kata. Ia adalah satu-satunya hal yang dapat kita setujui bersama. Kita mungkin berbeda pendapat tentang agama, perdamaian, feminisme, politik, atau ada tidaknya kehidupan di galaksi lain. Namun kita sama dalam satu hal, berkata-kata. Kita menyetujui bahwa ia ada meski sungguh tak ada wujudnya. Kata-kata ada karena kita menyetujuinya bersama. Kata-kata adalah bukti paling nyata bahwa manusia adalah makhluk sosial, tidak dapat hidup hanya dengan kata-katanya sendiri. Kata-kata harus dibagi. Bersama kata-kata, manusia bertoleransi. Kata-kata adalah konsep abstrak mengenai ekistensi dengan eksistensinya sendiri.
Kata-kata menyatukan sekaligus memisahkan. Kata-kata, terbukti selama berabad-abad, membawa umat manusia pada penciptaan sekaligus kehancuran. Kata-kata mebuatmu jatuh cinta, kata-kata membuatmu patah asa. Kata-kata hadir dengan apa adanya karena arti dan tendesilah yang datang mengikutinya.
Oh, betapa aku menyukai kata-kata.
Comments
Post a Comment